Wanita Beranak 4 Ini Rela Ngontrak Rumah untuk Selingkuh, Digerebek Suami, Ngaku 10 Kali BerҺυ.Ƅυп.gɑп Badan

Wanita Beranak 4 Ini Rela Ngontrak Rumah untuk Selingkuh, Digerebek Suami, Ngaku 10 Kali BerҺυ.Ƅυп.gɑп Badan

Seorang wanita beristri di Aceh Tamiang rela mengontrak rumah untuk Ƅeɾ.sel.iпgƙυҺ.

Kendati demikian, aksi perselingkuhan tersebut akhirnya diketahui oleh suami si wanita.

Sang suami selama ini telah curiga dengan gerak-gerik istrinya, hingga mencari tahu apa yang dilakukan istrinya.

Kecurigaan suami pun semakin kuat, hingga akhirnya mengajak warga untuk menggerebek istrinya.

Pasangan selingkuh itu pun mengaku telah melakukan perbuatan zi.пɑ sebanyak 10 kali.

Pasangan selingkuh ini wanita berinisial Mar (39) dan pria berinisial Sup (54).

Meski sama-sama sudah berkeluarga, pasangan ini nekat melakukan perbuatan zi.пɑ.

Bahkan agar aksi perselingkuhan lancar, pasangan selingkuh ini mengontrak sebuah rumah.

Namun perselingkuhan pasangan ini akhirnya tercium oleh suami si wanita.

Sang suami selama ini curiga dengan tingkah sang istri, sehingga terus menyelidiki apa yang dilakukan istrinya.

Kecurigaan suami bahwa istrinya selingkuh semakin kuat hingga berujung penggerebekan sebuah rumah kontrakan.

Lalu, suami mengajak warga menggerebek Istrinya yang sedang berduaan dengan pria lain di Aceh Tamiang.

Ternyata bernar, suamin mendapati istrinya tertangkap basah sedang berduaan dengan pria lain di rumah kontrakan.

Bahkan pasangan selingkuh ini nyaris menjadi sasaran amukan warga.

Saat diintrogasi, keduanya mengaku sudah melakukan Һυ.Ƅυп.gɑп badan layaknya suami istri.

Bahkan perbuatan zi.пɑ sudah dilakukan pasangan selingkuh ini bukan hanya sekali, tapi sudah 10 kali.

Infromasi dihimpun Serambinews.com, perselingkuhan ini terungkap berawal saat seorang suami di Aceh Tamiang mengajak warga menggerebek istrinya yang sedang berduaan dengan pria lain, Jumat (27/5/2021) malam.

Penggerebekan ini dilakukan saat sang istri, Mar (39) sedang berada di dalam rumah kontrakan bersama selingkuhan, Sup (54).

Kontrakan berada di Kampung Bukitrata, Kejuruanmuda, Aceh Tamiang sekira pukul 23.25 WIB.

Kabid Penegakan Syariat Islam Satpol PP/WH Aceh Tamiang, Syahrir Pua Lapu mengungkapkan keduanya sudah tinggal bersama di dalam rumah itu selama satu bulan.

"Rumah itu mereka kontrak Rp 250 ribu per bulan," kata Syahrir, Minggu (30/5/2021).

Penggerebakan ini sendiri berawal dari kecurigaan suami atas perubahan sikap Mar.

Wanita yang bekerja sebagai asisten rumah tangga itu sering kali meminta izin kepada suaminya. Ia minta izin untuk bekerja ke luar kota.

"Alasan ada pekerjaan ke luar kota, padahal beliau ini sehari-hari bekerja sebagai asisten rumah tangga," lanjut Syahrir.

Rasa curiga ini mengantarkan sang suami melakukan penyelidikan.

Penasarannya pun terjawab ketika mendapat informasi sang istri tidak pergi ke luar kota. Melainkan mengontrak rumah bersama pria lain.

"Dia kemudian membawa dua atau tiga warga mendatangi rumah itu.

Ternyata benar di dalam ada istrinya bersama pria lain," ungkap Syahrir.

Syahrir mengatakan sempat terjadi kericuhan kecil dalam penggerebekan itu. Beruntung warga setempat berhasil melerai.

Sehingga Sup yang menjadi pria idaman lain berhasil lolos dari amukan massa.

Dalam pemeriksaan, kedua pelaku tak membantah telah melakukan perzi.пɑan selama tinggal di rumah kontrakan itu.

"Sudah berulang dilakukan, mereka lupa antara 9 atau 10 kali," sebut Syahrir.

Mar sendiri merupakan wanita bersuami yang selama ini tinggal di Kejuruanmuda.

Sementara Sup memiliki keluarga di Desa Salahaji, Kecamatan Pematangjaya, Langkat, Sumatera Utara.

Keduanya saat ini sudah dititipkan di τɑ.Һɑпan Polres Aceh Tamiang sembari menunggu eksekusi hukuman cambuk.

Drama perselingkuhan Mar (39) dengan pria Sup (54) terbongkar setelah sang suami curiga dengan alasan ke luar kota.

Kecurigaan ini terbilang wajar karena selama ini Mar berprofesi sebagai asisten rumah tangga yang tidak memiliki kepentingan di luar daerah.

Berbekal kecurigaan ini, sang suami yang identitasnya dirahasiakan petugas berhasil menangkap basah perselingkuhan sang istri pada Jumat (27/5/2021) malam.

Bersama sejumlah warga, suami menggerebek istrinya saat berduaan dengan selingkuhan, Sup (54) di rumah kontrakan di Bukitrata, Kejuruanmuda, Aceh Tamiang sekira pukul 23.25 WIB.

Mirisnya, saat diperiksa oleh penyidik WH Aceh Tamiang, pasangan selingkuh ini mengaku sudah beberapa kali melakukan perzi.пɑan selama tinggal di kontrakan itu.

Saking seringnya perbuatan haram itu dilakukan, baik Mar ataupun Sup tidak bisa memastikan jumlah perzi.пɑan itu.

"Tidak bisa dipastikan, keduanya bilang antara sembilan sampai sepuluh kali," kata Kabid Penegakan Syariat Islam Satpol PP/WH Aceh Tamiang, Syahrir Pua Lapu, Minggu (30/5/2021).

Syahrir mengungkapkan kalau kejahatan kumpul kebo ini bukanlah yang pertama dilakukan oleh sejoli non-muhrim ini.

Berdasarkan pemeriksaan, beberapa waktu lalu Mar pernah meminta izin kepada suaminya pergi kerja ke Takengon.

Bukannya kerja, selama di Takengon ternyata wanita bersuami ini memadu kasih dengan Sup.

"Ada indikasi mereka berpindah kontrakan, untuk lokasi penangkapan, baru sebulan mereka tempati," jelas Syahrir.

Syahrir mengatakan sempat terjadi kericuhan kecil dalam penggerebekan itu.

Beruntung warga setempat berhasil melerai, sehingga Sup yang menjadi pria idaman lain berhasil lolos dari amukan massa.